Awal mula kisah perjalanan Star Fleet menjelajahi alam semesta dimulai dalam film ini. Dibuka dengan pertarungan kapal USS Kelvin dengan kelompok Romulan yang dipimpin oleh Kapten Nero (Eric Bana). USS Kelvin kemudian diambil alih oleh George Kirk (Chris Hemsworth). Di saat bersamaan istri George akan melahirkan. Maka untuk menyelamatkan anaknya beserta seluruh awak pesawat lainnya yang sedang naik kapal penyelamat untuk melarikan diri, George rela tinggal di pesawat dan menabrakkan kapalnya ke pesawat Romulan. Anak yang lahir kemudian diberi nama Jim Kirk.
Jim Kirk yang masih bocah sering membuat masalah dan seenaknya. Begitu pula saat dewasa. Jim (Chris Pine) mendatangi sebuah bar dan menggoda Uhura (Zoe Saldana), seorang pelajar awak kapal antariksa. Jim lalu memutuskan untuk ikut serta menjadi pelajar untuk membuktikan bahwa dirinya mampu melebihi prestasi ayahnya. Dalam awak kapal itu turut bergabung Spock (Zachary Quinto). Spock di masa depan ternyata pernah menelantarkan sebuah planet yang akan hancur. Hal itu yang membuat Nero kemudian menaruh dendam pada Spock. Nero lalu menanam sebuah alat di planet asal Spock. Alat itu dapat membuat sebuah black hole yang akan menelan habis planet. Spock meneleport dirinya untuk menyelamatkan orang tua dan para tetua bangsanya. Malang, ibu Spock terjatuh dan hilang bersama planetnya. Saat Spock bersedih, Uhura-lah yang menghiburnya, sehingga kemudian mereka menjadi sepasang kekasih.
Jim lalu meminta Spock untuk tetap mengejar Nero, tapi Spock berkata mereka harus pulang dan mengumpulkan pasukan terlebih dahulu. Karena Jim tetap ngotot, Spock lalu melempar Jim ke sebuah planet asing. Di planet tersebut Jim sempat dikejar-kejar binatang buas (yang ga jelas bentuknya). Ia lalu diselpamatkan oleh seseorang. Tak disangka, orang tersebut adalah Spock masa depan yang juga didamparkan oleh Nero supaya Spock melihat planetnya hancur. Sama seperti Nero yang harus melihat planetnya hancur dan tak bisa berbuat apa-apa. Jim dan Spock masa depan lalu pergi ke markas Star Fleet yang terletak di planet itu.
Di sana mereka bertemu dengan Montgomery Scott (Simon Pegg). Dengan kemampuan Scott untuk melakukan teleport ke pesawat yang sedang warp, Jim dan Scott kembali ke kapal USS Enterprise. Di sana Jim memancing amarah Spock supaya Spock terbawa emosi dan menyerahkan kursi kapten pada Jim. Jim berhasil menjadi kapten. Ia lalu memerintahkan kapal untuk mengejar Nero dan menghancurkannya. Saat kapal Nero hampir hancur, muncul lubang hitam. Nero diberi kesempatan untuk menyerahkan diri oleh Kirk, tapi Nero menolaknya. Nero dan kapalnya lalu tersedot ke dalam lubang hitam sementara Kirk bersama USS Enterprise berhasil melarikan diri.
Pembahasan...buat penggemar serial star trek jadul, film ini pasti membangkitkan kenangan akan perjalanan para awak Star Fleet yang mencari kehidupan lain di luar bumi. Tentunya dengan spesial efek yang jauh lebih canggih dibanding serialnya dulu. Aktor Anton Yelchin yang bermain sebagai Pavel Chekov di film ini, adalah juga pemeran Kyle Reese di film Terminator Salvation. Mungkin anda takkan menyadari hal itu karena di Star Trek Yelchin berbicara dengan aksen Rusia yang sangat kental.
Selasa, 01 Desember 2009
Star Trek
Ice Age 3
Kembali menghadirkan Sid (voice: John Leguizamo), Manny (voice: Ray Romano), Elle (voice: Queen Latifah), dan Diego (voice: Denis Leary) dalam Dawn of the Dinosours. Manny dan Elle sedang menunggu kelahiran anak mereka, Sid yang melihatnya juga ingin berkeluarga. Sementara Diego yang merasa kehilangan sisi liarnya ingin pergi ke alam bebas. Sedang Scrat yang masih sibuk menggapai biji kelapa, mendapat saingan baru yaitu tupai betina yang awalnya memesona Scrat tapi kemudian bernafsu mendapat si biji.
Manny sangat antusias menunggu bayinya. Sid yang merasa terlupakan lalu ingin mempunyai keluarga. Sid lalu jalan-jalan dan menemukan 3 buah telur di gua bawah tanah. Sid kemudian membawa telur-telur tersebut. Tak disangka, itu adalah telur dinosaurus, tepatnya T-Rex. Sang Ibu T-Rex yang mencari anaknya lalu datang dan menakutkan penghuni Ice age. Saat Ibu T-Rex membawa anaknya pergi, Sid ikut terbawa. Maka, perjalanan untuk menyelamatkan Sid pun dimulai oleh Manny, Elle, dan Diego. Mereka masuk ke gua bawah tanah tersebut dan saat melihat ke sisi lain, mereka melihat dunia dinosaurus. Makhluk-makhluk besar tersebut hidup di bawah tanah yang penuh tumbuhan hijau. Para dinosaurus ternyata masih hidup di dunia bawah tanah Ice Age.
Menjelajahi dunia yang berbahaya itu mereka ditemani Buck, seekor weasel yang kehilangan sebelah matanya saat bertempur dengan Rudi, dinosaurus terbesar disana. Sebagai gantinya, Buck mengambil gigi Rudi yang ia gunakan sebagai belati. Hari berlalu. Elle tak disangka sudah siap melahirkan sementara mereka sedang berkelahi dengan dinosaurus pemangsa. Maka Manny pun berusaha menghalau para dinosaurus itu sementara Diego mencoba menguatkan Elle sementara Buck pergi menyelamatkan Sid. Setelah adegan penuh aksi itu selesai, lahirlah anak Manny dan Elle yang diberi nama Peaches.
Diego lalu mengajak Buck untuk kembali bersama mereka ke Ice Age. Tapi Buck menolaknya karena masih ingin mengalahkan Rudi. Maka Manny, Elle, Peaches, Sid, dan Diego pun menjalani kehidupan Ice Age mereka. Petualangan mereka turut diselingi dengan adegan-adegan kocak Scrat yang berebut biji dengan tupai betina. Akhirnya mereka saling jatuh cinta, melupakan si biji ek dan membangun rumah tangga di dalam pohon. Tapi saat Scrat melihat biji tersebut sangat kesepian, ia pun berlari meninggalkan si tupai betina.
Pembahasan...dengan masih menghadirkan tokoh-tokoh Ice Age 1 dan 2, kekonyolan yang terjadi tampaknya tak berbeda jauh dan begitu-begitu saja. Saran saya, supaya lebih seru cobalah tonton film ini dalam format 3D dan duduk di barisan ke-2 atau 3 dari bawah. Meski tanpa teks, anda bisa merasakan kehidupan dunia Ice Age dan bertemu dinosaurus.
Monster VS Eliens
Film animasi ini menampilkan pertarungan antara monster melawan alien yang ingin menguasai bumi. Meskipun Susan Murphy (voice : Reese Witherspoon) termasuk dalam tim monster tersebut, awalnya ia bukanlah seorang monster. Susan adalah seorang wanita biasa yang berbahagia karena akan menikah dengan Derek Dietl (voice: Paul Rudd). Malang, saat menunggu pemberkatan pernikahannya, Susan kejatuhan meteor berwarna hijau yang mengandung quantonium. Tak lama setelah itu, tubuhnya membesar menjadi raksasa dan menjadi tangkapan organisasi rahasia AS, diisolasi dalam sebuah ruangan besar yang tak dikenalnya.
Ternyata dalam ruangan tersebut Susan tak sendiri. Di sana juga terdapat 4 makhluk 'tak biasa' lainnya. Ada The Missink Link (voice: Will Arnett) manusia ikan dari zaman es, Dr. Cockroach, Ph.D (voice: Hugh Laurie) 'seorang' profesor yang mengagumi kecoa yang ga bisa mati-mati dan menggabungkan tubuhnya dengan binatang pujaannya itu, B.O.B - Bicarbonate Ostylezene Benzonate (voice: Seth Rogen) hasil percobaan dari tomat yang terlalu lembek, dan Insectosaurus (voice: Conrad Vernon) kepik yang terkena sinar radiasi dan tumbuh jadi super sangat besar. Mereka hasil tangkapan organisasi rahasia pimpinan Jendral Monger (voice: Kiefer Sutherland) yang telah disembunyikan bertahun-tahun. Mereka akhirnya bisa keluar dan tampil setelah bumi kedatangan robot alien kiriman Gallaxhar (voice: Rainn Wilson) yang mencari quantonium yang jatuh ke bumi.
Terjadi pertarungan antara kelima monster dan robot alien ini,khususnya antara Susan dan si robot. Pertarungan berlanjut ke jembatan Golden Bridge. Mereka juga harus menyelamatkan orang-orang yang berada di jembatan tersebut.Setelah berhasil mematikan robot alien, Susan menjadi lebih percaya diri akan kehebatan kekuatan barunya. Ia lalu kembali ke kotanya dan menemui Derek untuk menceritakan kehebatannya. Tetapi yang terjadi Derek malah menolak berhubungan lagi dengan Susan. Susan yang sedang bersedih lalu dihibur oleh keempat teman monsternya. Saat tengah bangkit dari masa lalunya dan kembali ceria, Susan ditarik ke dalam pesawat alien Gallaxhar. Gallaxhar ternyata adalah alien yang telah menghancurkan planetnya sendiri. Ia membutuhkan kekuatan quantonium untuk membentuk pasukan dari kloning dirinya sendiri dan akan menggunakannya untuk mengambil alih bumi. Susan yang telah diambil kekuatannya kembali menjadi wanita berukuran normal kembali. Teman-temannya yang datang menyelamatkannya malah terjebak dalam pesawat yang, secara tak sengaja, akan hancur tersebut. Saat ada kesempatan, Susan segera mengambil kekuatan quantonium dan kembali menjadi raksasa lalu pergi bersama teman-temannya sebelum pesawat itu hancur.
Pembahasan...ada 1 tokoh yang muncul di film ini tapi tidak saya bahas di atas karena porsinya di film itu memang tidak penting dan membuat konyol dirinya sendiri. tokoh itu adalah sang Presiden AS, Presiden Hathaway (voice: Stephen Colbert). Presiden ini membuat 2 buah tombol berukuran besar dan bersebelahan. Satu tombol untuk meluncurkan nuklir, dan 1 tombol lagi untuk...mengucurkan kopi. Film ini memang tampaknya ingin 'menyentil' kita, misalnya saat The Missink Link keluar ke daratan setelah lama dikurung, ia lalu berkata,"is it getting hotter in here than a few years ago?" (kira2 gitu deh..) lalu ia menjawab, "oh, it's a convenient truth!".
Sebagai info tambahan, saya menonton film ini dengan versi 3D-nya dan sebelum film ini dimulai sempat ditampilkan 3 film animasi lainnya. Ketiga film tersebut juga akan diputa
r dalam format 3D. Salah satunya adalah Up, film garapan Disney dan Pixar yang juga pembuat Ratatouille dan Wall-E dimana kedua film tersebut merebut piala Oscar untuk film animasi terbaik. Jadi saya rasa film tersebut akan menjadi film animasi berikutnya yang patut kita tunggu. Selain itu masih banyak film 3D Disney Pixar yang akan diputar seperti remake Toy Story dan Toy Story 2, Toy Story 3, Rapunzel, Cars 2. Semoga saja nanti harga pemutaran film 3D sudah ga dimahalin lagi dibanding film animasi non-3D. Hehe...
Shinjuku Incident
Film yang diproduseri dan dibintangi oleh Jackie Chan ini bersetting di China dan Jepang dimana Jackie Chan menjadi salah satu imigran gelap China yang datang ke Jepang. Ia bermaksud menyusul kekasihnya yang dikabarkan hilang di Jepang.
Jackie Chan pun bekerja macam-macam, mulai dari pemisah sampah di TPA, pembersih selokan, penjual kartu telepon palsu, sampai ia menjadi pembunuh bagi pimpinan salah satu kelompok yakuza di Jepang. Secara kebetulan istri dari yakuza ini adalah kekasih lama Jackie Chan. Ia diminta untuk membunuh pimpinan yakuza yang lain agar dapat menguasai Shinjuku sepenuhnya. Sebagai imbalan, Chan minta agar ia dan teman-temannya diberikan daerah kekuasaan dan status resmi warga Jepang. Setelah mendapatkan semua itu, Jackie Chan lantas menyerahkan usaha tokonya pada teman-temannya. Sedangkan ia dan kekasih barunya pergi membuka usaha lain.
Saat sedang sukses-suksesnya, Chan mendapat kabar bahwa teman-teman lamanya ternyata terlibat kembali pada si yakuza dan menjual narkoba. Ia pun kembali untuk menasehati teman-temannya. Ternyata mereka sudah berubah dan tak lagi menghormati Chan. Di saat yang sama, kelompok yakuza lain juga mengincar mereka. Terjadilah baku hantam besar-besaran. Banyak orang tewas mengenaskan dan luka parah. Chan sendiri sempat berhasil melarikan diri tetapi kemudian tertangkap dan mendapat sejumlah luka hingga ia tak sanggup lagi untuk bertahan.
Pembahasan...film ini seluruhnya menggunakan bahasa mandarin dan bahasa Jepang, sehingga hasil teks terjemahannya pun kadang kurang pas. Praktis, saya jadi kurang mengerti berbagai permasalahan yang terjadi di film tersebut. Film ini sendiri banyak memuat adegan berdarah dan sadis secara eksplisit sampai-sampai kabarnya film ini dilarang diputar di China. Tapi bagaimanapun masih ada pesan yang bisa diambil dari film ini, yaitu hal apapun yang dimulai dengan tidak benar pasti akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik pula. Tidak ada gunanya kita memperjuangkan sesuatu dengan cara yang tidak benar, karena hasilnya adalah hal yang buruk pula dan akan menghancurkan diri kita sendiri.
Knowing
Apa yang terjadi bila kecelakaan2 yang akan terjadi di masa depan dan merebut banyak korban sudah diramalkan sejak 50 tahun yang lalu dalam kertas bertuliskan angka-angka? dan apa pula yang akan terjadi bila angka-angka tersebut telah habis? Itulah gambaran dari film Knowing dengan aktor utama Nicholas Cage yang memerankan tokoh John Koestler, ayah dari seorang anak bernama Caleb (Chandler Canterbury) yang mendapatkan kertas tersebut.
Kertas tersebut ditulis oleh Lucinda Embry (Lara Robinson) 50 tahun lalu. Murid-murid sekolah itu diminta untuk menggambar kenangan mereka saat sekolah dan akan dimasukkan ke dalam kapsul waktu untuk dibuka 50 tahun lagi. Entah kebetulan atau tidak, Caleb menerima surat yang ditulis oleh Lucinda. Penasaran dengan isi kertas itu, Caleb membawanya pulang. Saat John menyelidiki angka-angka dalam kertas tersebut, ia menemukan fakta yang mengerikan bahwa angka tersebut menunjukkan tanggal, lokasi dan jumlah korban dalam sebuah kecelakaan. Mulai dari peristiwa 9/11 di gedung WTC AS, kecelakaan pesawat terbang, sampai kecelakaan kereta dimana John sendiri berada di tempat kejadian tersebut. Caleb juga sering didatangi oleh beberapa pria misterius yang seakan memanggil Caleb lewat telepati.
John pun mencari tahu lewat Diana Wayland (Rose Bryne), anak dari Lucinda. Diana yang awalnya tak percaya kemudian menjadi percaya karena anaknya Abby (diperankan oleh Lara Robinson yang juga memerankan Lucinda kecil) juga mendapat telepati seperti halnya Caleb. Mereka lalu menyadari bahwa angka-angka yang akan habis itu berarti bumipun akan habis. Hal itu akan terjadi saat bumi terkena letusan api yang terjadi di matahari akan yang membakar bumi. Mereka lalu mencari tempat untuk menyelamatkan diri. John yakin bahwa angka terakhir yang ditulis Lucinda menunjukkan lokasi yang aman saat bumi terbakar. Tapi Diana tak percaya hal itu dan membawa pergi Caleb dan Abby. Saat Diana meninggalkan Caleb dan Abby di mobil untuk mengisi bensin, mobil Diana dibawa pergi oleh para pria misterius. Sayang, saat terburu-buru mengejar anak-anaknya, Diana tertabrak truk dan meninggal. Tepat di tanggal yang sama ibunya pernah meramalkan ia akan meninggal.
John lalu pergi menyusul Caleb dan Abby yang ternyata dibawa ke lokasi yang ditunjukkan oleh Lucinda. Ternyata Caleb dan Abby adalah anak-anak terpilih yang akan dibawa ke planet lain oleh para pria itu untuk memulai kehidupan baru di planet tersebut. John yang tak bisa ikut bersama Caleb lalu merelakan kepergiannya anaknya. Ia lalu pulang ke rumah ayahnya, dan bersama dengan keluarganya menyambut datangnya hari penghabisan tersebut.
Pembahasan... Memang sudah banyak film yang menggambarkan bumi yang sedang menuju kehancurannya dan hampir berakhir dengan kiamat seperti film The Day The Earth Stood Still atau film The War of The World (film Tom Cruise dan Dakota Fanning). Tapi ini adalah film yang benar-benar menggambarkan bagaimana hari kiamat itu akan tiba. Sayang, ending film ini yang menampilkan sosok pria-pria misterius itu sebagai 'juru selamat' tidak diharapkan sama sekali. Saat bumi akan hancur ternyata yang membawa pergi orang-orang terpilih itu adalah para alien. Pesan yang bisa saya ambil dari film ini adalah persiapkan dan perbaiki diri kita dan pastikan kita benar-benar sudah siap saat hari penghakiman itu tiba.
Inkheart
Diambil dari novel dengan judul yang sama, Inkheart juga merupakan sebuah judul buku yang dalam film ini berisi karakter-karakter fantasi. Berkat kemampuan yang dimiliki Mortimer Folchart (Brendan Fraser), tokoh-tokoh dalam inkheart keluar ke dunia nyata dan berambisi untuk menguasai bumi. Masalahnya saat tokoh-tokoh itu keluar, maka berarti ada manusia yang tertarik masuk ke dalam buku. Dan manusia tersebut adalah Resa (Sienna Guillory), istri Mortimer. Sejak saat itu, Mortimer berhenti membaca cerita sebelum tidur bagi anaknya. Tahun demi tahun berlalu, Mortimer berusaha mencari kopian buku Inkheart dengan harapan ia bisa mengeluarkan istrinya dari sana.
Mo dan anaknya, Meggie (Eliza Bennett) sedang berjalan-jalan menyusuri pasar buku ketika Mo kemudian melihat sebuah toko buku kuno. Ada suara-suara yang menariknya melewati rak-rak buku di sana dan kemudian menemukan sebuah buku dengan judul Inkheart. Ia segera berlari keluar dan melihat anaknya berbicara dengan orang asing. Mo meminta anaknya kembali ke mobil sementara ia dan Dustfinger (Paul Bettany) kembali berbicara. Dustfinger adalah seorang pemain sirkus yang ahli dalam atraksi api. Ia juga tertarik keluar dari buku saat Mo membacakan cerita tentang Dustfinger untuk anaknya. Kali ini Dustfinger meminta tolong kepada Mo agar mengembalikannya ke buku, tapi Mo tidak mengerti cara melakukannya. Selain itu, Capricorn (Andy Serkis), salah satu tokoh paling jahat dalam buku Inkheart masih berusaha untuk berkuasa.
Mo dan Meggie lalu menginap di rumah orangtua Resa yang mengira anaknya terobsesi dengan petualangan sehingga nekat meninggalkan keluarganya, tanpa mengetahui bahwa sesungguhnya Resa berada dalam buku. Suatu malam, Capricorn dan para banditnya menyerbu rumah orangtua Resa dan menangkapi mereka. Mereka dibawa ke suatu penjara dalam kastil Capricorn dimana terdapat banyak hewan dan makhluk fantasi, hanya saja pada tubuh makhluk-makhluk terdapat tulisan kata-kata. Capricorn rupanya telah menemukan seseorang dengan bakat Silvertongue, orang yang bisa memanggil tokoh-tokoh dalam buku, seperti Mo. Hanya orang itu tidak bisa berbicara dengan baik sehingga tokoh yang keluar memiliki tulisan. Capricorn kemudian menyuruh Mo memanggil Farid (Rafi Gavron), tokoh pencuri dalam cerita 1001 malam dan juga memanggil hujan keping emas. Capricorn juga mmembakar buku Inkheart yang dibawa Mo, agar dirinya tidak pernah kembali ke buku itu. Mo dan Farid kemudian kembali dipenjara. Mereka lalu membuat rencana untuk melarikan diri, tanpa mengetahui bahwa Resa sebenarnya bekerja dalam kastil itu.
Tujuan mereka adalah untuk menemukan Fenoglio (Jim Broadbent), pengarang cerita Inkheart, berharap agar Fenoglio masih menyimpan salinan cerita Inkheart. Setelah mendapatkan kopian itu, mereka semua, kecuali Fenoglio dan Meggie, kembali ke kastil Capricorn. Sayang, Fenoglio dan Meggie kemudian tertangkap oleh anak buah Capricorn, bahkan mereka mengetahui kalau Meggie juga memiliki kemampuan silvertongue. Meggie dipaksa untuk memanggil keluar The Shadow, yang konon katanya tak terkalahkan. Meggie harus melakukannya agar Capricorn tidak membunuh ibunya yang sedang ditawannya bersama Fenoglio. Maka Meggie pun memanggil The Shadow. Mo, yang dibantu Dustfinger dan Farid, kemudian datang menyerang Capricorn dan anak buahnya. Dan sebelum terlambat, Meggie meminta agar The Shadow menghilang kembali, masuk ke dalam perut bumi, sementara makhluk-makhluk yang berasal dari buku turut kembali ke dunianya. Fenoglio lalu meminta Meggie agar turut mengirimnya ke dunia cerita agar ia bisa terus bertualang. Mo menetapi janjinya untuk mengirim Dustfinger pulang, dan Farid memutuskan untuk tetap tinggal di dunia nyata.
Pembahasan...ide cerita film ini sesungguhnya sangat menarik. Tokoh-tokoh khayalan yang ada dalam buku bisa keluar dan menjadi nyata. Sayangnya, film ini rasanya kurang memiliki sense fantasi. Apalagi tokoh-tokoh yang ada juga tampak seperti manusia modern pada umumnya. Kalaupun ada yang berasa fantasi, tak lain adalah para hewan dan makhluk seperti unicorn dan kera bersayap. Klimaks cerita hanya ada pada saat The Shadow muncul yang tampak seperti kumpulan awan hitam besar. Adegan ini juga tak berlangsung lama karena The Shadow perlahan menghilang kembali. Di tengah kehebohan film Transformer 2 dan Ice Age 3, film ini tak bertahan lama atau bahkan tidak tayang di beberapa bioskop ibukota
Harry potter and the half blood prince
Harry baru saja kembali dari pertempuran mautnya dengan Voldemort dan mambawa kabar bahwa Voldemort telah bangkit kembali. Adegan berganti saat Harry diajak Dumbledore untuk mengunjungi seorang penyihir bernama Horace Slughorn yang ternyata adalah bekas guru di Hogwarts dan pernah mengajar kedua orangtua Harry. Dumbledore bermaksud meminta Profesor Slughorn untuk kembali mengajar di Hogwarts. Slughorn menyanggupinya. Dumbledore lalu meminta Harry untuk mengakrabkan diri dengan Slughorn yang ternyata juga pernah mengajar bahkan dekat dengan Tom Riddle alias Voldemort.
Tahun ke-6 Harry bersama Ron dan Hermione dimulai di Hogwarts dengan kedatangan siswa-siswa baru penghuni Hogwarts. Harry yang sedang asyik melihat para murid-murid baru itu bersama Ron kemudian dipanggil oleh Profesor McGonagall untuk mengikuti kelas Ramuan yang diajar oleh Slughorn. Karena tak membawa buku, Harry dan Ron mengambil buku dalam lemari yang ada di kelas. Hanya tersisa 2 buku, 1 buku masih dalam kondisi baik, dan satunya sudah lusuh dan kumal. Mereka langsung berebut dan Ron mendapat buku yang masih baik. Slughorn memberi tugas kepada murid-muridnya untuk membuat ramuan Lelap dan sebagai imbalannya akan memberi ramuan Keberuntungan. Banyak murid yang tak berhasil termasuk Hermione. Harry lalu melihat banyak catatan dalam tulisan tangan mencoret-coret apa yang tertulis dalam buku itu. Harry lalu mengikuti apa yang ditulis dalam tulisan tangan dan ternyata bisa menghasilkan ramuan Lelap dengan sempurna. Harry pun mendapat kesan di mata Slughorn. Pada buku tersebut tertulis nama The Half Blood Prince- Pangeran Berdarah Campuran.
Harry, Ron dan Hermione sedang minum-minum di sebuah bar saat bertemu dengan Slughorn. Slughorn mengajak Harry dan Hermione untuk datang ke jamuan yang dibuat Slughorn. Harry tak sengaja melihat Draco Malfoy ada di sana juga, sedang mengikuti seorang anak perempuan masuk toilet. Saat mereka pulang, Harry melihat perempuan yang dilihatnya tadi bersama temannya sedang menggendong bungkusan. Temannya meminta agar ia tak membuka bungkusan itu tapi tetap saja dibukanya. Tiba-tiba tubuh gadis itu terangkat ke atas, melayang-layang di udara sebelum kemudian jatuh menghempas tanah. Hagrid muncul di belakang mereka dan langsung membawa gadis itu ke kamar perawatan. Gadis itu berkata bahwa mereka harus menyerahkan bungkusan itu kepada Dumbledore.
Dumbledore lalu membawa Harry ke ruang kerjanya. Ia meminta Harry untuk melihat ke dalam salah satu ingatan Dumbledore melalui pensieve. Harry kemudian melihat Slughorn sedang berbicara dengan Riddle. Riddle bertanya padanya tentang suatu rahasia ilmu hitam. Tapi tak kedengaran apa jawaban Slughorn. Dumbledore lalu berkata bahwa ingatan itu telah dirubah oleh Slughorn. Karena itu Harry harus membujuk Slughorn agar menceritakan kepadanya apa yang dikatakan kepada Riddle. Sementara itu, tim Quidditch Gryffindor sedang melakukan perekrutan anggota. Ron turut menjadi calon. Bersaing dengan Cormac yang juga berminat menjadi Keeper dan pada Hermione, sepertinya. Mereka berdua sama-sama jago, maka Hermione lalu mengeluarkan mantera supaya tangkapan Cormac meleset dan Ron berhasil diterima.
Harry dan Hermione lalu datang ke jamuan Slughorn dan melihat ada beberapa siswa lain di sana termasuk Ginny, Luna dan Cormac, yang senang sekali melihat Hermione disana. Sesudah jamuan itu selesai, Harry menunggu untuk tetap tinggal di sana. Mencoba bertanya tentang Riddle, tapi kemudian Slughorn tahu Dumbledore yang menyuruh Harry. Ia langsung meminta Harry pergi.
Hari pertandingan Quidditch tiba. Ron tampak gugup. Harry lalu meminta Ron untuk meminum sesuatu yang tampaknya sudah diberi ramuan Keberuntungan. Hermione tak setuju dengan rencana itu, tapi Ron tak peduli dan tetap meminumnya. Ron langsung menjadi percaya diri. Dengan kepercayaan diri itu, Gryffindor bisa menang dan Ron seketika menjadi pahlawan. Padahal Harry sesungguhnya tidak menuang ramuan itu kepada Ron. Tiba-tiba saja Lavender, siswi yang mulai melirik Ron karena Ron tiba-tiba terlihat keren itu, mencium Ron. Hermione langsung kecewa melihatnya dan pergi. Harry menyusulnya dan melihat Hermione sedang menangis. Tak lama Ron datang masih bermesraan dengan Lavender. Hermione yang marah mengirim mantera kepada burung-burung untuk menyerang Ron. Ron lalu kabur bersama Lavender, meninggalkan Hermione yang masih menangis di pundak Harry.
Slughorn kembali mengadakan pesta natal. Harry datang bersama Luna dan Hermione bersama Cormac, untuk membuat Ron cemburu. Padahal Ron masih asyik bermesraan dengan Lavender. Tiba-tiba penjaga Hogwarts membawa masuk Draco yang sedang mengawasi. Snapelangsung membawanya pergi. Di tempat yang sudah tak ada orang lagi, Snape memeperingatkan Draco supaya berhati-hati, termasuk ketika Draco memanterai gadis untuk memberi bungkusan itu. Harry yang menguping lalu mengejar Draco yang masuk ke dalam toilet dengan wajah pucat. Saat Draco menyerang Harry, Harry membalasnya dengan mantera Sectumsempra. Mantera yang dilihat Harry dalam buku Ramuannya. Draco langsung jatuh, berdarah-darah. Saat Snape datang, Harry langsung pergi sementara Snape terus mengucapkan mantera penyembuh di atas badan Draco.
Kembali ke ruang Gryffindor, Ron, Hermione dan Ginny sepakat bahwa buku tersebut membahayakan dan Harry harus menyingkirkan buku itu. Maka pergilah mereka ke Ruang Penyimpanan. Banyak barang-barang tua dan berdebu di sana. Salah satunya adalah sebuah lemari yang memiliki bentuk sama dengan yang dilihat Harry di Borgin and Burkes. Tetapi Harry tak tahu untuk apa lemari itu. Ginny lalu meminta Harry untuk menutup matanya selagi Ginny menyembunyikan buku teresbut. Sesaat kemudian Ginny kembali dan mencium Harry.
Untuk mendapatkan jawaban dari Slughorn, Harry kemudian meminum ramuan keberuntungannya. Ia langsung merasa bahwa ia harus pergi ke pondok Hagrid. Di tengah jalan ia bertemu dengan Slughorn yang menemaninya ke pndok Hagrid saat Hagrid sedang menguburkan Aragog. Hagrid lalu mengajak Slughorn minum-minum. Saat Hagrid sudah tertidur, Harry bertanya pada Slughorn yang masih mabuk tapi sadar. Harry menjelaskan bahwa ia membutuhkan informasi itu untuk melawan Voldemort. Slughorn lalu mengeluarkan benang ingatan dari dalam kepalanya dan langsung dibawa Harry ke pensieve Dumbledore. Mereka lalu masuk dalam ingatan Slughorn. Slughorn sedang berbicara dengan Riddle yang menanyakan apakah seseorang dapat membuat bagian dari dirinya sendiri. Slughorn mengatakan bahwa hal itu dapat dilakukan dengan membunuh orang dan kemudian bagian jiwa tersebut disimpan dalam benda dan disebut Horcrux. Dumbledore lalu menunjukkan kepada Harry tentang buku yang sudah bolong di tengahnya dan cincin hangus yang ternyata keduanya adalah horcrux Voldemort. Buku milik Riddle tersebut yang dulu pernah ditusuk Harry, sementara cincin itu dimusnahkan oleh Dumbledore sehingga tangan Dumbledore menjadi hitam seperti membusuk. Melalui cerita itu Dumbledore menyadari bahwa kedua benda tersebut adalah horcrux dan Voldemort masih mempunyai 5 Horcrux lagi.
Sebelumnya Dumbledore telah berkelana mencari horcrux itu. Ia ingin membawa Harry dengan syarat Harry harus menuruti semua perintah Dumbledore dan Harry menyetujuinya. Dumbledore dan Harry tiba di sebuah karang dan masuk ke bawah karang tersebut. Mereka lalu menyeberangi danau kecil dan tiba di sebuah pulau batu kristal. Di tengah pulau itu ada batu tinggi yang di tengahnya terdapat kumpulan air berwarna hitam. Dumbledore meminta Harry agar meminumkan air itu kepada Dumbledore dan Harry harus melakukannya sampai air itu habis tanpa peduli meskipun Dumbledore memintanya untuk berhenti. Harry melakukannya dan melihat bagaimana Dumbledore tersiksa sampai air itu habis dan mengambil sebuah liontin dari dasarnya. Dumbledore meminta air dan Harry mengambilnya dari pinggir pulau. Seketika ratusan zombie menarik Harry ke bawah danau. Dumbledore mengeluarkan lingkaran api dan membuat makhluk-makhluk itu menjauh kemudian cepat-cepat ber-Dissaperate dengan Harry.
Mereka tiba di menara lonceng Hogwarts. Dumbledore memintanya untuk memanggil Snape dan harus Snape. Harry menuruni tangga dan hendak keluar ketika Draco, Snape dan para Pelahap Maut datang. Mereka bisa masuk Hogwarts melalui lemari yang ada di ruang Penyimpanan. Lemari itu terhubung ke lemari di Borgin and Burkes. Harry langsung bersembunyi di bawah tangga dan melihat Draco mengacungkan tongkat sihirnya kepada Dumbledore. Para Pelahap Maut telah menyuruhnya untuk segera membunuh Dumbledore tapi Draco tak yakin melakukannya. Maka saat itu juga Snape langsung mengeluarkan kutukan Avada Kedavra dan Dumbledore terpental di dadanya, jatuh ke bawah menara. Harry langsung mengejar Snape, marah, berkata bahwa Snape pengkhianat. Harry melancarkan mantera Sectumsempra yang langsung ditangkis Snape. Snape kemudian menjawab bahwa ialah sang The Half Blood Prince. Sementara para murid dan guru bergegas mendatanginya tapi Dumbledore sudah tak bernyawa. Harry menangis dan Ginny memeluknya.
Harry menunjukkan liontin itu kepada Ron dan Hermione saat mereka sedang bertiga saja di menara lonceng. Ia menjelaskan tentang horcrux itu tapi liontin itu bukan horcrux yang asli. Saat liontin dibuka, mereka melihat sebuah kertas bertuliskan bahwa horcrux yang asli sudah diambil, oleh seseorang berinisial R.A.B. Harry kemudian memutuskan untuk keluar dari Hogwarts dan melanjutkan pencarian horcrux. Ron dan Hermione memutuskan untuk bergabung bersama Harry.
Pembahasan...banyak orang yang merasa kecewa dengan film ini karena banyak yang tidak sesuai dengan novelnya yang sudah termasuk tipis dibandingkan dengan seri lainnya. Adegan Dumbledore tewas berbeda dengan cerita aslinya. Kisah pemakaman Dumbledore pun dihilangkan. Secara keseluruhan film ini rasanya terlalu memadatkan cerita. Kisah tentang kehidupan The Half Blood Prince dan masa muda Tom Riddle juga tak dijelaskan. Seri ketujuh Harry Potter kabarnya akan dibuat menjadi 2 bagian film. Mungkin untuk mencegah pengaluran cerita yang buruk seperti dalam film ke-6 ini.
The Proposal
Margaret Tate (Sandra Bullock) adalah seorang editor buku yang terkenal galak kepada siapapun terutama pada bawahannya. Ia tinggal di New York dan terancam dideportasi ke Kanada, negara kelahirannya, karena visanya sudah habis. Margaret lalu punya rencana untuk menikah saja dengan bawahannya, Andrew Paxton (Ryan Reynolds) dan berpisah setelahnya. Andrew kemudian mengajak Margaret ke rumahnya di Alaska agar Margaret bisa berkenalan dengan keluarganya. Dan bisa diduga, mulailah segala drama dan komedi yang dibawakan dengan apik oleh Sandra Bullock yang meski sudah berumur 45 tahun masih saja memerankan seorang wanita single mencari cintanya.
Maka berangkatlah mereka menuju kampong halaman Andrew di Sitka, Alaska. Mereka dijemput oleh Grace (Mary Steenburgen), ibu Andrew, dan Annie (Betty White), nenek Andrew, yang langsung menganggap Margaret sebagai wanita penyihir. Margaret awalnya mengira Andrew tinggal di rumah kecil dengan kamar sempit penuh barang, tapi saat mereka tiba di rumah Andrew, rumah luas bak villa miliarder itu sudah kedatangan kerabat keluarga besar Andrew menyambut kehadiran Margaret yang dikenalkan secara sinis oleh ayah Andrew (Craig T. Nelson) sebagai bos Andrew. Dan bisa diduga, hubungan Andrew dan ayahnya memang tidak baik. Tak ketinggalan mantan pacar Andrew, Gertrude (Malin Akerman). Andrew mengumumkan pertunangannya dengan Margaret saat itu. Oleh hadirin yang datang, mereka diminta berciuman. Bisa dibayangkan betapa kakunya ciuman itu, meski kemudian mereka terlihat menikmatinya.
Hari-hari Margaret berlaku layaknya tunangan Andrew pun dimulai. Dari diajak Grace dan Annie pergi ke klab penari erotis, Ramone (Oscar Nunez), sampai diminta untuk menikah saat itu juga di rumah Andrew. Dengan alasan Annie ingin melihat Andrew menikah sebelum ia meninggal, Margaret dan Andrew pun setuju untuk menikah keesokan harinya. Margaret lalu diajak untuk mengepas baju nikahnya yang juga dipakai oleh Annie dahulu. Bahkan Annie memberinya kalung warisan keluarga. Margaret sungguh terharu dengan hal itu dan merasa menyesal telah membohongi mereka. Tapi tak ada pilihan lain selain meneruskan rencananya.
Sekembalinya Margaret dan Andrew ke rumah, ayah Andrew telah menunggu mereka. Ia mendatangkan pengacara yang telah menyelidiki Margaret dan mengetahui bahwa Margaret dan Andrew berbohong tentang pertunangan mereka. Tapi Andrew tetap mengatakan bahwa ia adalah kekasih Margaret dan akan menikahi Margaret besok. Keesokannya, Margaret berjalan menuju altar. Ramone (tokoh serba bisa ini yang akan menikahkan mereka) membacakan janji pernikahan. Tetapi sebelum itu, Margaret membuat pengakuan. Ia yang meminta Andrew untuk menikahinya agar tak terdeportasi. Dan ia juga tak bisa menghancurkan ketulusan keluarga Andrew dengan membohongi mereka. Margaret segera pergi dan pulang ke New York.
Margaret sedang membereskan barang-barang di kantornya, saat Andrew dengan nafas tersengal-sengal memanggil dan menyatakan perasaannya pada Margaret. Bahwa sejak mereka berciuman ia sudah jatuh cinta kepada Margaret. And so they ended happily together.
Pembahasan…film drama komedi memang tampaknya sudah jadi keahlian Sandra Bullock meski ia sudah terlihat terlalu tua dalam film ini. Film berjalan ringan, kocak dan akhirnyapun sudah bisa diduga tapi tetap saja membuat anda terus memperhatikan perjalanan cinta Andrew dan Margaret. Tokoh Gert menjadi tokoh yang dirasa kurang penting karena hanya muncul di beberapa adegan. Bisa dibilang fungsi perannya hanya untuk menyadarkan Andrew saat ia ditinggal Margaret sehingga Andrew memutuskan untuk mengejar Margaret. Sementara tokoh Ramone, si penari erotis, pemilik toko makanan, sekaligus pendeta ini memberi tambahan sisi komedi film ini. Terakhir, credit title film ini diisi dengan adegan saat Margaret, Andrew, Ramone dan kedua orang tua Andrew diwawancara oleh petugas imigrasi. Berbagai hal ditanyakan untuk menjamin kebenaran status perkawinan Margaret dan Andrew. Termasuk pertanyaan siapa yang di atas saat mereka bercinta.
Final Destination
Seri (yang tampaknya) terakhir dari Final Destination ini ditampilkan dalam format 3D. Kembali berkisah tentang orang yang mendapat penglihatan mengenai kejadian maut yang akan menimpa mereka. Kali ini, maut mengambil korbannya di sebuah lintasan balap nascar. Dari awal film, penonton sudah disuguhi dengan gambar-gambar mobil berpacu kencang ke arah layar (penonton). Karena itu, rekomendasi saya bila anda ingin menonton film ini, tontonlah di teater 3D, karena berikutnya paku-paku, pisau, bahkan batu siap melayang ke arah anda.
Bermula dari pemuda bernama Nick (Bobby Campo) yang menonton balapan bersama pacarnya, Lori (Shantel VanSanten), sahabatnya, Hunt (Nick Zano) dan kekasihnya Janet (Halley Webb). Selama balapan berlangsung, NICK juga memperhatikan beberapa penonton lainnya, seperti seorang wanita yang memaksa memakaikan tampon di kuping kedua anak laki-lakinya, dua pasangan kekasih, seorang pria berpakaian koboi, dan seorang petugas penjaga keamanan. Di tempat lain, di bagian pitstop arena, mobil-mobil antre menunggu perbaikan mobilnya selesai dilakukan. Sebuah obeng tertinggal di salah satu mobil yang langsung melesat meninggalkan pitstop. Obeng tersebut jatuh di tengah lintasan, dihantam ban mobil-mobil yang lewat dan tak berapa lama kecelakaan maut itu dimulai. Berawal dari mobil-mobil yang saling bertabrakan, menghantam pagar di depan bangku penonton, sebuah ban melayang menghempas kepala wanita yang datang bersama anak-anak tadi. Bangunan arena mulai roboh dan puing-puing menimpa penonton, tak terkecuali si petugas penjaga juga LORI. NICK ikut terhempas dan sebuah besi menembus punggung sampai ke dadanya.
Tersadar dari penglihatannya, NICK segera meminta teman-temannya untuk keluar. Sempat menimbulkan keributan sehingga beberapa orang (yang disebut di atas) juga ikut keluar, kecuali wanita dari 2 pasang kekasih itu dan si pria koboi. Tak berapa lama, terdengar suara keras dari dalam arena, orang-orang berlari keluar dan api besar membara. Lebih dari 50 orang tewas di arena tersebut. Penglihatan NICK tak berhenti disitu, ia sering melihat hal-hal yang tak berhubungan berkelebat dalam pikirannya. Dan setiap kali mendapat penglihatan, sesaat kemudian orang-orang yang terlibat dalam balapan mati dengan tragis. Diawali dari salah satu pria yang kekasihnya tewas, lalu wanita dengan 2 anak lelakinya (tak jelas apakah kedua anaknya sebenarnya tewas atau tidak dalam penglihatan NICK, yang pasti mereka tidak mati di kenyataannya).
NICK dan LORI kembali ke arena balap supaya NICK bisa mengingat urutan kematian orang-orang tersebut. Tiba-tiba se petugas penjaga, George (Mykelti Williamson) datang menghampiri dan berkata bahwa rekaman video pengawas mungkin bisa membantu mereka. Dari rekaman tersebut, diketahui bahwa selanjutnya yang akan tewas adalah seorang pria yang istrinya juga tewas saat itu, kemudian HUNT dan Janet, lalu BB dan LORI, dan terakhir NICK. Keesokannya, NICK, LORI, dan George menemui pria tersebut di tempat kerjanya. Pria itu tak percaya dan (yahhh….) maut itu datang. Well, rasanya cukup sampai di sini resensi film ini. Tak bagus rasanya bila anda melewatkan keseruan dan kejutan-kejutan selanjutnya bila anda sudah tahu endingnya. Yang pasti, you can’t run from your destiny.
Pembahasan… tak banyak yang bisa dibahas dalam film ini selain aksi-aksi sadis yang tampaknya cukup banyak disensor (atau mungkin memang tak ada. Entahlah…) sebelum diputar di bioskop tanah air. Dengan durasi film kurang lebih 90 menit, adegan demi adegan terasa berjalan terlalu cepat seakan maut tak mengenal kata istirahat. Bisa jadi film ini memang dikhususkan untuk format 3D karena begitu banyak adegan yang ‘menohok’ mata. Karena itu rasanya sayang bila menonton film horror pertama yang diputar di jaringan duasatu ini tidak dalam format 3D.
G-Force
G is for Guinea Pigs in G-Force. Sebuah film dengan tokoh utama tiga guinea pig yang memiliki kemampuan seperti layaknya agen khusus. Ditambah seekor mole yang menguasai alat-alat teknologi tinggi, mereka mendapat sebuah misi untuk menyelamatkan dunia. Sayang, misi itu tak berjalan lancar dan mereka dianggap menyia-nyiakan uang pemerintah. Saat hendak ditangkap, mereka melarikan diri dan berakhir di sebuah toko binatang.
Lalu dimulailah perjuangan mereka untuk kembali sekaligus membuktikan diri bahwa mereka memang pantas menjadi agen rahasia. Perjuangan ini juga bukannya mudah. Mereka awalnya terpisah-pisah, bahkan si mole masuk ke truk penghancur sampah dan dikira tewas, tapi akhirnya bisa bersatu kembali untuk melawan sebuah ancaman bagi dunia, yaitu sebuah perusahaan besar yang memproduksi elektronik di seluruh penjuru dunia. Pada tiap benda elektronik tersimpan sebuah chip yang bisa mengubah perangkat tersebut menjadi robot dan menyerang manusia pada waktu yang telah ditentukan.
Dan kekacauan pun terjadi di seluruh kota. Terutama di toko-toko yang menjual elektronik. Puluhan elektronik menggabungkan diri menjadi satu robot raksasa. Saat dilihat siapa yang mengendalikan robot tersebut, ternyata adalah si mole yang ternyata masih hidup. Ia-lah dalang dibalik semua kekacauan ini dan yang menciptakan chip tersebut. Rupanya ia dendam pada manusia karena keluarganya dulu dihabisi dengan semprotan pembunuh hama. Tapi kemudian teman-temannya menyadarkan bahwa merekalah keluarganya. Tersadar, ia segera mematikan robot-robot tersebut. At the end, pasukan G-Force berhasil mendapat kepercayaan pemerintah dan menjadi the secret agent yang sesungguhnya. Sementara si mole menghabiskan waktunya dengan mencabuti chip-chip yang tersimpan di barang-barang elektronik ciptaannya.
Pembahasan… Secara keseluruhan tak ada yang istimewa dari film ini. Apalagi setelah menonton 3D dalam film The Final Destination, film G-Force sungguh tak memberikan kesan dari segi visualnya. Ditambah dengan jalan cerita yang (lagi-lagi) terlalu cepat, istilah-istilah yang asing di telinga, dan pengucapan yang (rasanya) kurang jelas, membuat topic permasalahan film ini agak susah dimengerti. Bagian yang menarik dan tak terduga hanyalah saat terkuaknya tokoh mole yang ternyata menjadi biang keladinya.
9 (2009)
Film dengan tema manusia versus mesin memang tak ada habisnya, khususnya akhir-akhir ini. Tapi bagaimana bila para mesin tak jua dapat dikalahkan padahal manusia hampir punah? Jawabannya ada pada boneka robot yang diberi jiwa sang manusia. Seperti tag film ini, when our world ended, their mission
began.
Pembuat mesin dan boneka-boneka robot tersebut bernama THE SCIENTIST (voice: Alan Oppenheimer). Di awal cerita terlihat THE SCIENTIST sedang menjahit dan menyusun sebuah boneka robot. THE SCIENTIST memasukkan sebuah piringan ke dalam baju robot tersebut lalu menutup resletingnya. Di bagian punggungnya tertulis besar angka 9. Pada adegan berikutnya tampak 9 (voice: Elijah Wood) bangkit dan ‘hidup’.Ia berjalan keluar kamar dan melihat bumi yang hancur. Yang tersisa hanya puing bangunan. Ia menyusuri jalanan dan bertemu dengan 2 (voice: Martin Landau). 9 yang awalnya tak bisa berbicara lalu diotak-atik oleh 2 sehingga dapat berbicara. Sementara 9 mempertanyakan banyak hal, muncul robot besar menyerang mereka. Piringan yang ada dalam tubuh 9 terjatuh dan diambil robot tersebut. 9 berusaha mengambilnya tapi dihalangi 2. 2 merelakan dirinya dibawa sehingga 9 bisa bersembunyi.
Berikutnya, 9 dibawa 5 (voice: John C. Reilly) ke tempat persembunyian boneka-boneka robot dimana di sana terdapat 1 (voice: Christopher Plummer), sang pemimpin kelompok itu, 8 (voice: Fred Tatasciore), bodyguard 1, dan 6 (voice: Crispin Glover) boneka yang selalu menggambar symbol yang terdapat pada piringan. Saat 9 bertanya tentang piringan tersebut, 6 selalu hanya menjawab, “The source… The source”. 9 dan 5 memutuskan untuk keluar dan pergi menyelamatkan 2, sebuah hal yang dianggap sia-sia oleh 1 karena mengira 2 pasti takkan selamat. Meskipun demikian, mereka tetap pergi. Mereka lalu memasuki sebuah gua dengan jejak robot di luarnya. Dan benar saja, 2 ada di sana, dalam sebuah kurungan, bersama dengan piringan, sementara robot itu ada di sebelahnya, sibuk dengan suatu hal. 9 dan 5 segera membebaskan 2 tapi ketahuan. Saat mereka sedang bertarung, muncul 7 (voice: Jennifer Connelly) mengalahkan robot tersebut.

Astro boy (2009)
Mari mengkhayal lagi… Di masa depan, semua pekerjaan dilakukan oleh robot, mulai dari memasak, merawat bayi, sampai membersihkan sampah. Robot-robot yang sudah hampir rusak lalu dibuang begitu saja hingga karat yang menghabisi hidup mereka sendiri. Karena sudah terlalu penuh dengan bangkai robot, maka pemerintah kota Metro lalu menerbangkan kota itu ke langit. Maka manusia kota Metro hidup dengan kecanggihan teknologi, sementara manusia permukaan hidup dengan bangkai-bangkai robot buangan.
Pencipta robot-robot itu adalah Dr. Tenma (voice: Nicholas Cage), ayah dari Toby (voice: ). Toby sendiri sangat pintar dalam teknologi dan mesin, mewarisi bakat ayahnya. Ketika itu tengah ditemukan sumber energy baru bernama Blue Core, hasil energy positif dari benda luar angkasa yang terjatuh di bumi. Tapi benda itu juga menyisakan Red Core, energy negative yang tak stabil dan berbahaya. Presiden Metro, Stones (voice: ), ingin memasukkan Blue Core ke dalam robot Peacekeeper, sebuah robot yang akan digunakan untuk melawan manusia penghuni permukaan. Melihat kekuatan Red Core, Presiden meminta untuk memasukkan energy tersebut pada Peacekeeper. Hal itu ditentang oleh Dr. Elefun (voice: ), sahabat Dr. Tenma, tapi presiden memaksa. Lalu seketika robot itu menjadi tak terkendali dan mulai menembaki
sekelilingnya. Tenma menekan tombol untuk mengurung robot itu, namun tak disangka Toby, yang diam-diam mengikuti ayahnya, ikut terkurung. Peacekeeper mengaktifkan fungsi untuk memusnahkan kurungan itu dan seketika Toby ikut lenyap. Dr. Elefun lalu menancapkan sumber Blue Core pada Peacekeeper dan robot itupun meledak. Yang tersisa, hanyalah topi milik Toby.
Toby tersadar dan mendapati dirinya berada di atas tumpukan rongsokan robot-robot. Tiba-tiba robot-robot itu hidup dan meminta sumber energy Toby yang masih baru. Toby melarikan diri lalu diselamatkan oleh anak-anak manusia permukaan. Salah satunya bernama Cora (voice: ), yang juga berasal dari Metro City dan melarikan diri dari orang tuanya. Toby memperkenalkan dirinya bernama Astro. Kemudian, Astro pun menjadi bagian dari keluarga Hameeg (voice: ), orang yang menjaga dan (sepertinya) memimpin anak-anak permukaan (tak diketahui kemana orang tua mereka). Hameeg juga mengumpulkan bagian-bagian sisa dari robot yang sudah tak terpakai dan membuatnya jadi robot baru. Saat sedang mencari robot, Astro, Cora dan teman-temannya menemukan robot besar yang sudah tak bergerak lagi. Astro masuk ke dalam robot yang bernama Zog (voice: ) itu dan mengalirkan sebagian energy Blue Core padanya. Zog pun hidup kembali. Hameeg ternyata menganggap robot hanya sebagai mesin belaka, yang tak punya perasaan. Hameeg pula yang menggelar pertandingan antar robot. Astro yang tak setuju dengan hal itu lalu mencoba menghentikan Hameeg. Namun Hameeg
Tiba-tiba pesawat dari Metro City datang. Astro tak bisa melawan dan ikut dengan Presiden Stones. Mereka membawa Astro pada Dr. Tenma yang akan memindahkan Blue Core Astro pada Peacekeeper. Dr. Elefun berusaha membujuk Tenma bahwa apa yang dilakukan itu salah. Dr. Tenma mengambil Blue Core dari Astro dan Astro pun padam. Tapi kemudian ia memasukkan lagi energy itu pada Astro. Presiden Stones yang marah lalu memasukkan Red Core pada Peacekeeper. Tak disangka, Peacekeeper menyedot Stones dan menjadi satu dengannya. Ia lalu memburu Astro. Penduduk Metro City panic dengan kedatangan Peacekeeper yang sangat besar dan menghancurkan gedung-gedung Metro City (Peacekeeper bisa menyedot benda apa saja yang ada dan menjadi satu dengan benda itu). Teman-teman Astro yang ingin datang membantu malah ditangkap oleh Stones. Astro pun menyadari alasan ia dibuat, yaitu untuk menghancurkan peacekeeper dan menyelamatkan Metro City.Astro meluncur ke jantung Peacekeeper, ke tempat Red Core dan terjadilah ledakan dahsyat.
Pembahasan… awalnya saya pikir film ini akan berjalan seperti layaknya film anak-anak. Ringan, datar, dan membosankan. Tapi kemudian bisa kita lihat, bahwa konflik yang terjadi tak seringan itu. Apalagi dengan gambar animasi yang sungguh menggambarkan bumi masa depan dengan segala kecanggihannya, membuat film ini terasa menyenangkan dan membawa kita mengingat serunya saat-saat membaca komik Astro Boy. Dari segi gambar dan suara, film ini bisa dikatakan memuaskan.
